Mengenal Macam-Macam Gangguan Tidur – Bandung Sleep Center

Padatnya kesibukan dan aktivitas sehari-hari terkadang membuat lupa arti pentingnya istirahat. Tubuh pun butuh istirahat yang cukup. Salah satu cara untuk menyediakan kebutuhan itu dengan tidur. Ketika tidur sel-sel tubuh dan otak melakukan proses regenerasi dan memproduksi human growth hormone. Tetapi tidak semua orang mampu tidur tanpa terganggu.

Berikut ini gangguan tidur yang bisa dialami sehingga tidurnya tidak optimal.

Beragam Gangguan Tidur

Gangguan tidur atau biasa disebut sleep disorder kadang terjadi tanpa disadari. Apa saja gangguan tidur itu?

1. Insomnia

Jika Anda sulit tidur padahal tubuh sangat lelah, kemungkinan Anda menderita insomnia. Insomnia adalah gangguan tidur yang membuat penderitanya sulit tertidur atau sering terbangun di tengah malam. Insomnia terjadi karena stress, depresi, pola hidup yang tidak seimbang atau sering mengkonsumsi obat-obatan tertentu. (* Baca Juga : 4 Tips Mudah Untuk Anti-Insomnia  )

2. Hipersomnia

Gangguan ini belum diketahui penyebabnya secara pasti. Namun hipersomnia menyebabkan penderitanya terlalu sering tidur. Padahal tubuh tidak membutuhkannya. Penderita gangguan mengalami waktu tidur yang lebih lama dari orang kebanyakan. Hal ini bisa disebabkan dari gangguan sistem saraf atau metabolisme tubuh.

3. Parasomnia

Jenis ini menyebabkan kelainan pada perilaku tidur penderita dan menganggu ritme tidurnya. Contoh gangguannya seperti berjalan sambil tidur, sering mimpi buruk atau mengigau. Gejala gangguan ini biasanya terjadi dalam fase NREM itu dan anak-anak terkadang bisa mengalaminya.

4. Narkolepsi

Kondisi ini sering disebut serangan tidur yaitu gangguan tidur kronis yang membuat penderitanya merasakan kantuk berlebihan di siang hari. Kesulitannya gejala ini terjadi kapan dan dimana saja. Padahal penderita sedang bekerja. Gangguan ini diduga akibat sistem saraf pusat otak tidak normal sehingga mempengaruhi siklus tubuh.

5. Apnea Tidur

Gangguan tidur ini membuat penderitanya mengalami gangguan pernafasan. Sehingga ia sering terbangun dari tidurnya. Apnea artinya tanpa nafas. Ketika saluran pernafasan bagian atas tersumbat mampu menghalangi proses pernafasan dalam tidur. Jika ditelusuri, penderita apnea tidur yang parah dan sulit diobati berisiko mengalami penyakit serius seperti hipertensi, jantung dan stroke. (* Baca Juga : Fakta dan mitos seputar sleep apnea )

6. Mendengkur/Mengorok

Gejala gangguan apnea tidur salah satunya adalah mendengkur. Suara itu berasal dari udara masuk yang mengetarkan jaringan halus pada tenggorokan. Jika terlalu capek biasanya orang dewasa mendengkur. Apabila intensitasnya sering maka bisa menjadi masalah.

Tips Agar Tidur Lebih Optimal

Setelah mengetahui beberapa gangguan tidur, berikut ini tips yang bisa dilakukan agar Anda mampu tidur optimal. Pertama, perhatikan berapa lama biasanya waktu yang dibutuhkan Anda untuk tidur. Apakah Anda mudah terlelap ketika tubuh sangat letih atau membutuhkan kondisi dimana tubuh rileks agar bisa tertidur.

Kebiasaan seperti meminum susu atau membaca buku bisa dilakukan bila berpengaruh baik. Kedua, hindari hal-hal yang menyebabkan gangguan tidur terjadi. Misalnya meminum atau memakan zat yang tidak baik atau membuat sulit tidur, kebanyakan kafein dan sebagainya. Ketiga, kunjungi dokter atau petugas kesehatan bila mengalami gangguan tidur agar segera ditangani.

* Sumber :

Artikel Bermanfaat Lainnya Untuk Anda :

Lihat Juga Kasur Spring Bed Bermutu Lainnya :

Elite Symphony 2 in 1 ( BEST SELLER )

Tempat Tidur Anak Bagus Murah-Elite Symphony

Produk Terbaik Dari Elite – Elite Continental

Elite Continental - Harga Promo Diskon

SERTA Passion

SERTA Passion- Gambar Harga Promo Diskon

Kasur Murah Bandung- Tips Untuk Mengenali Gejala Gangguan Tidur

Apakah Anda Mengalami Gangguan Tidur ? Apa Sajakah Gejalanya ?

Tidur merupakan waktu relaksasi yang tepat bagi tubuh. Namun, kerap kali waktu relaksasi ini terganggung. Gangguan ini menyebabkan waktu tidur penderitanya berkurang dan bahkan takut untuk tidur. Gangguan tidur terjadi karena gangguan pada pergantian fase non-REM (rapid-eye-movement) ke fase penuh mimpi, yaitu REM.

Kedua fase tersebut terjadi berulang-ulang dalam tidur dengan panjang masing-masing selama 90 menit. Umumnya, gangguan tidur terjadi karena pola hidup tidak sehat dan stress.

Macam-macam gangguan tidur

Terdapat berbagai jenis gangguan tidur. Adapun gangguan tidur yang sering terjadi adalah sebagai berikut:

  • Sleep apnea, terjadi karena pernapasan bagian atas tersumbat dalam waktu singkat. Apnea terjadi berulang kali saat tidur, sehingga membuat seseorang terbangun. Sleep apnea ditandai dengan tidur mendengkur. Jika dibiarkan, gangguan tidur pada saluran pernapasan ini dapat mengakibatkan penyakit jantung, stroke, dan hipertensi
  • Parasomnia, gangguan ini terjadi pada fase NREM. Gejalanya antara lain tidur berjalan (sleepwalking), mimpi buruk, mengigau, dll. Seseorang yang mengalami parasomnia kebingungan  dan tidak dapat menjelaskan ketakutannya.
  • Sleep paralysis, biasa disebut “ketindihan”. Terjadi saat fase REM, dimana otot-otot berdiam seakan lumpuh. Seringnya sleep paralysis ini bersamaan dengan halusinasi akan sesuatu yang buruk. Maka, sering kali seseorang merasakan kehadiran sesuatu yg buruk atau merasa “tertindih”.
  • Insomnia, gangguan kesulitan tidur di malam hari. Penderita insomnia sering kali bangun di tengah malam dan kesulitan untuk tidur kembali. Kondisi ini mempengaruhi kehidupan sehari-hari dan kesehatan. Misalnya, kesulitan kontrol berat badan. Insomnia disebabkan oleh pola hidup tidak sehat, stress, gelisah, depresi, dan konsumsi obat-obatan tertentu.
  • Hipersomnia, merupakan kebalikan dari insomnia. Penderita hipersomnia memiliki waktu tidur yang lebih lama, bahkan di siang hari. Gangguan ini disebabkan oleh gangguan sistem saraf dan metabolism tubuh.
  • Narkolepsi, adalah gangguan tidur kronis berupa rasa kantuk berlebihan di siang hari. Biasanya disebut sleep attack. Gangguan ini diduga terjadi karena adanya gangguan sistem saraf pusat (otak) yang menyebabkan siklus tidur normal terganggu.

Kenali gejala gangguan tidur pada diri Anda

Gangguan-gangguan tidur tersebut dapat kita kenali gejalanya. Dengan begitu kita dapat melakukan tidakan antisipasi, seperti memperbaiki pola hidup atau berkonsultasi dengan dokter.

  1. Tubuh yang masih merasa lelah saat bangun tidur. Jika kita sudah tidur selama 8 jam namun tubuh masih merasa tidak segar, hal ini perlu diwaspadai.
  2. Mendengkur. Merupakan ciri-ciri sleep apnea. Ketiga, ketiduran di siang hari. Biasanya terjadi karena kita kekurangan tidur di malam harinya. Jika hal ini kerap terjadi saat jam tidur malam dipenuhi, maka ini adalah gejala gangguan tidur. Keempat, sulit tidur di malam hari. Ini merupakan gejala insomnia.

Gejala lainnya yang dapat dirasakan, misalnya sering mimpi buruk, terbangun tengah malam, atau rasa sakit. Ini merupakan gangguan tidur yang harus ditangani secara serius.

( Sumber : webmd.com , health.com )

Informasi Praktis Bermanfaat Lainnya Untuk Anda :

Promo dan Diskon :

 HEMAT UANG ANDA YANG BERHARGA

Silahkan Lihat Promo Dari Merek-Merek Kasur dan Spring Bed Terbaik Dengan Harga DISKON dan Garansi Resmi :

 kasur spring bed comforta-galleria furniture bandung kasur spring bed king koil murah di galleria furniture bandung harga kasur spring bed anak lebih murah di galleria furniture bandung
 Kasur Comforta   Spring Bed King Koil  Spring Bed Anak Diskon

Jangan Lupa Untuk Melihat Kumpulan TESTIMONI Otentik Galleria Furniture :

toko furniture murah bandung-testimoni

>> Atau, Segera Kunjungi Kami Pada Alamat ini, dan BUKTIKAN Kebenaran Seluruh Isi TESTIMONI Kami :

  • Alamat : Jl. Jend. A. Yani No. 598 – 600. Bandung.
  • Telp : (022) – 720 8300 , 0821 285 37731
  • PIN BB : 29E84589 , 276494BC